Inicontoh terbaik," ujar Ridwan Kamil seusai Grand Launching Relokasi BNI Syariah Kantor Wilayah dan Cabang Bandung di Jalan Asia Afrika Bandung, Selasa (13/11/2018). Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, untuk kredit Mesra, BNI Syariah akan menjadi salah satu bank yang dilibatkan. Teknisnya sendiri sedang dibahas, namun aturannya sudah ada.
Pemerintahkota Bandung dalam waktu dekat akan melahirkan inovasi baru yaitu Kredit Masjid Sejahtera (Mesra). "Dalam waktu seminggu ini kita akan melahirkan inovasi baru, yaitu kredit yang disalurkan lewat masjid namanya mesra," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Hotel Savoy Homan, Kamis (3/8/2017).
Adapundari jumlah tersebut, Rp74,7 triliun diantaranya disalurkan kepada pembiayaan hijau. "Nilai tersebut meningkat dibandingkan dengan akhir kuartal I-2022," ujarnya. Seperti diketahui, pada kuartal I-2022, kredit berkelanjutan BRI tercatat mencapai sebesar Rp639,9 triliun, atau setara dengan 65,5% dari total portofolio, dengan
cash. KREDIT MESRA, UNTUK AKHLAK MULIA DAN SEJAHTERA Menjalankan syariat Islam bukan hanya sebatas ibadah, tetapi juga seluruh aspek kehidupan. Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil saat membuka Majlis Taklim Pendopo yang rutin dilaksanakan di Pendopo Kota Bandung, Minggu 20/8/2017. Ia mengatakan, masjid sebagai tempat ibadah umat Muslim selayaknya tidak hanya digunakan untuk kegiatan spiritual saja. Masjid juga harus berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Bandung melalui Bank Perkreditan Rakyat BPR Kota Bandung akan segera meluncurkan Kredit Mesra Mesjid Sejahtera yang bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia. Kredit tersebut akan disalurkan melalui koperasi-koperasi masjid di seluruh Kota Bandung. "Program ini terinspirasi dari Rasul, di mana masjid dijadikan sebagai tempat kebangkitan umat dalam sosial dan ekonomi," tutur Ridwan. Pada pelaksanaannya, kredit ini hanya akan diberikan kepada warga jamaah masjid dengan persetujuan Dewan Kemakmuran Masjid DKM. Hal ini dilakukan untuk mendorong agar warga semakin giat pergi ke masjid. "Syaratnya hanya satu, yakni harus mau berusaha," ujar Ridwan. Ia melanjutkan, "Si warga harus mau berusaha. Boleh tidak punya apa-apa, tapi minimal punya harga diri supaya naik kelas dengan cara melakukan ikhtiar." Secara administratif, jamaah yang bisa mengajukan kredit usaha adalah mereka yang terdaftar di koperasi masjid. Jika warga telah mendapatkan kredit, ia akan dibina oleh koperasi dan DKM dalam memanfaatkan dananya agar usahanya maju dan akhlaknya mulia. "Yang kita ingin bangun tidak hanya ekonominya, tidak hanya diberi kredit, tapi juga dibina akhlaknya," tuturnya. Ia berharap dengan inovasi ini, Muslim di Kota Bandung bisa lebih mandiri secara ekonomi dan juga baik secara akhlak. "Jika program ini sukses, warga kita tidak hanya soleh dan solehah tetapi juga sejahtera," pungkasnya.
Jadi untuk Program Kredit Mesra ini telah mendapatkan Top 45 Pelayanan Publik. Jadi sekarang itu selain di Jawa Barat, sudah ke Banten dan Bali ya,Bandung ANTARA - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Dinas KUK Provinsi Jawa Barat Kusmana Hartadji menuturkan Program Kredit BJB Mesra yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak 2018 telah menjangkau tiga provinsi yakni Jawa Barat, Banten, dan Bali. "Jadi untuk Program Kredit Mesra ini telah mendapatkan Top 45 Pelayanan Publik. Jadi sekarang itu selain di Jawa Barat, sudah ke Banten dan Bali ya," kata Kusmana Hartadji seusai peresmian Gerai Petani Milenial di Cihampelas Walk, Kota Bandung, Jumat. Kredit Mesra adalah program kredit tanpa bunga dan agunan hasil kerja sama antara Pemprov Jabar dengan lembaga keuangan/perbankan. Baca juga OJK terbitkan ketentuan batas maksimum pemberian kredit BPR dan BPRSProgram ini memiliki tujuan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap permodalan, memudahkan masyarakat mendapatkan pembiayaan mikro, mengurangi angka pengangguran, dan peningkatan pertumbuhan ekonomi selaras dengan keimanan. Dia mengatakan masyarakat kurang mampu sangat membutuhkan dukungan untuk memperbaiki kualitas hidup tanpa terlilit jeratan rentenir. Kusmana menuturkan ada 12 kota tersalur Program Kredit BJB Mesra ialah Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Depok, Kota Cirebon, Kota Sukabumi, Kota Banjar, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Tasikmakaya, Kota Denpasar, Kota Cilegon dan Kota Tangsel. "Kemudian Program Kredit BJB Mesra sampai saat ini sudah disalurkan di seluruh kabupaten yang ada di Jawa Barat, total ada 21 kabupaten, satu kabupaten di Bali dan dua kabupaten di Banten," kata dia. Selain itu, lanjut Kusmana, Program Kredit BJB Mesra sampai saat ini sudah disalurkan di seluruh 397 kecamatan di Jawa Barat, Bali, dan sudah disalurkan di seluruh kelurahan/desa yang ada di Provinsi Jawa Barat, Bali, dan Banten. Pewarta Ajat SudrajatEditor Nusarina Yuliastuti COPYRIGHT © ANTARA 2022
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. BEDA Gubernur, beda pula kang Aher menjadi Gubernur, Kredit Cinta Rakyat atau KCR menjadi program unggulan di Jawa Barat. Kredit ini untuk pengusaha kecil. Yakni pengusaha yang memiliki omzet antara 300 juta sampai 2,5 milyar rupiah. Itu sebabnya pengusaha mikro -yang omzetnya dibawah itu- tidak dapat menikmatinya. Mengapa begitu? Karena sumber dana KCR berasal dari APBD Provinsi. Kewenangan penganggaran untuk usaha mikro hanya di pemerintah Kota/Kabupaten. Lain halnya di Kota Bandung, ketika Ridwan Kamil menjadi Wali Kota. Inovasi menggulirkan kredit usaha mikro, sepenuhnya menggunakan dana sendiri bank. Tidak menggunakan dana APBD. Begitupun ketika menjadi Gubernur."Tiga produk kredit dari Kota Bandung akan dibawa ke Jawa Barat," begitu media memberitakannya. Tiga jenis kredit yang dulu dikenal sebagai "Kredit Tanpa Agunan", "Kredit Tanpa Bunga", "Kredit Melawan Rentenir", "Kredit Berbasis Masjid" -semuanya akan diboyong ke Jawa Barat. Apa saja tiga jenis kredit dari Kota Bandung itu? Pada dasarnya bisnis model -ketiga kredit itu- hampir sama. Yang membedakan adalah key partnerships. Yakni Forum Rukun Warga RW, Majelis Ulama Indonesia MUI dan Ketua Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga PKK. Bayangkan jika satu RW membina 1 kelompok usaha, maka Kota Bandung memiliki potensi RW x 5 debitur atau debitur. Begitupun organisasi islam formal -terdapat sekitar masjid- di Kota Bandung. Bagaimana dengan PKK? Jangan lupa setiap ibu ketua RW -selaku pengurus PKK- berpeluang membina sekurang-kurangnya 1 kelompok usaha. Tidak heran jika dalam 3 tahun tersalurkan ke warga -senilai lebih dari 58 milyar rupiah. Hanya di Kota Bandung produk 1 2 Lihat Financial Selengkapnya
kredit mesra kota bandung